
Langkah Strategis Jurnal Penamas: Belajar dari Keberhasilan Jurnal Studia Islamika Meraih Indeksasi Internasional

Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan publikasi Jurnal Penamas, Balai Litbang Agama Jakarta melakukan benchmarking ke Studia Islamika yang dikelola Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 19 Desember 2024 di kantor PPIM UIN Jakarta, bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang strategi pengelolaan jurnal ilmiah bereputasi internasional.
Studia Islamika terpilih sebagai tujuan studi banding karena memiliki kinerja yang bagus tercermin dari status jurnal yang saat ini sudah terindeks scopus. Prestasi ini mencerminkan pengakuan dunia internasional terhadap peran Studia Islamika, khususnya dalam mempromosikan kajian keislaman di Indonesia dan Asia Tenggara.
Chief Editor Jurnal Penamas, Reza Perwira, menyatakan keinginannya untuk mempelajari langkah-langkah strategis atau trik dalam proses pengajuan jurnal ke scopus. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas dan pengakuan internasional terhadap Jurnal Penamas.
Reza menambahkan, upaya ini adalah bagian dari komitmen Jurnal Penamas untuk terus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan memperluas jangkauan pembacanya di tingkat internasional. "Kami percaya bahwa proses ini bukan hanya soal indeksasi, tetapi juga tentang memperkuat kontribusi kami terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam kajian riset religious and society," ujarnya.
Abdullah Maulana, Editor Jurnal Islamica, menegaskan pentingnya memperkenalkan jurnal kepada para reviewer di forum-forum internasional. “Harus rajin-rajin memperkenalkan jurnal penamas ke berbagai forum terutama forum international”, ujarnya.
Selain itu, Abdullah juga menekankan pentingnya langkah Jurnal Penamas untuk segera mengajukan jurnalnya ke Scopus. Ia optimistis bahwa proses pengajuan ini akan memberikan wawasan berharga bagi tim Penamas dalam memperbaiki kekurangan yang ada. "Hasil yang diharapkan adalah diterima, namun jika pun belum diterima, hal itu bukan hambatan besar. Justru ini menjadi langkah evaluasi untuk penyempurnaan di masa mendatang," ujar Abdullah.
Dalam kegiatan benchmarking ini Jurnal Penamas juga menerima tawaran untuk bekerjasama lebih lanjut. Tawaran tersebut yaitu kerjasama dalam kegiatan international conference bertajuk Religious Environmentalism Actions: Knowledge, Movements, and Policies yang akan diselenggarakan PPIM UIN Syarif Hidayatullah pada tahun 2025.
Dengan semangat untuk terus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, Balai Litbang Agama Jakarta (BLA Jakarta) dan PPIM UIN Jakarta berharap dapat berkolaborasi untuk memajukan dunia keilmuan, khususnya dalam kajian keagamaan dan kemasyarakatan, melalui penerbitan jurnal-jurnal bereputasi internasional.