Berita

BLA Jakarta Terima Mahasiswa PPL UIN Walisongo, Perkuat Kompetensi Akademik dan Praktik Lapangan

BDK Palembang

Penulis

Jumat, 01 Mei 2026

BLA Jakarta Terima Mahasiswa PPL UIN Walisongo, Perkuat Kompetensi Akademik dan Praktik Lapangan

Jakarta (BLAJ)  - Balai Litbang Agama (BLA) Jakarta menerima tiga mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Jurusan Studi-Studi Agama (SAA), Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM), UIN Walisongo Semarang, Kamis (30/4/2026). Kehadiran para mahasiswa ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara dunia akademik dan lembaga pemerintah dalam mendukung pengembangan keilmuan.

Kepala BLA Jakarta, Irhason, menyampaikan bahwa BLA Jakarta terbuka bagi mahasiswa yang ingin memperdalam pengalaman praktis di bidang keagamaan dan tata kelola kelembagaan. Ia menegaskan bahwa selama menjalani PPL, mahasiswa akan didampingi oleh pembimbing yang telah disiapkan agar proses pembelajaran berjalan optimal.

“Mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai aktivitas di BLA Jakarta sehingga memiliki gambaran nyata tentang dunia kerja,” ujarnya.

Selama masa praktik, mahasiswa akan dilibatkan dalam sejumlah kegiatan strategis, mulai dari pengelolaan kearsipan, perpustakaan, hingga pengelolaan jurnal dan kehumasan. Keterlibatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman komprehensif sekaligus meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam memahami dinamika kerja di lingkungan instansi pemerintah.

Sementara itu, Sekretaris Prodi SAA FUHUM UIN Walisongo, Thiyas Tono Taufiq, menekankan pentingnya program PPL sebagai ruang aktualisasi kemampuan akademik mahasiswa. Ia menyebut, selain mendapatkan pengalaman lapangan, mahasiswa juga didorong untuk mengasah keterampilan tambahan, khususnya dalam penulisan artikel ilmiah yang baik dan sesuai kaidah. Baginya kemampuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk melangkah ke tahap publikasi di jurnal terakreditasi pada masa mendatang.

“Selama PPL ini, mahasiswa juga diharapkan dapat melatih kemampuan penulisan ilmiah, agar terbiasa menyusun artikel yang sistematis dan berkualitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, menurut Thiyas, keberadaan dua jurnal yang dikelola BLA Jakarta, yakni Penamas dan REPO, menjadi peluang besar bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat proses publikasi ilmiah sekaligus meningkatkan kualitas tulisannya. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan mampu memperdalam pemahaman mengenai moderasi beragama sebagai salah satu fokus utama dalam studi mereka.

“Melalui PPL ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman teknis, tetapi juga semakin memahami dan menginternalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam kajian dan praktiknya,” pungkasnya.

Editor

-

Fotografer

-

BAGIKAN BERITA:
WhatsApp Facebook Twitter

Pengaturan Cookie

Kami menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami. Pelajari lebih lanjut.