Login or Register to make a submission.

Submission Preparation Checklist

As part of the submission process, authors are required to check off their submission's compliance with all of the following items, and submissions may be returned to authors that do not adhere to these guidelines.
  • The author must download the COPYRIGHT TRANSFER AGREEMENT (CTA) form, then fill in, sign, scan, and upload back the form.
  • The Author must submit the completed form of Curriculum Vitae (CV).
  • The submission has not been previously published, nor is it before another journal for consideration (or an explanation has been provided in Comments to the Editor).
  • The submission file is in OpenOffice, Microsoft Word, or RTF document file format.
  • Where available, URLs for the references have been provided.
  • The text is single-spaced; uses a 12-point font; employs italics, rather than underlining (except with URL addresses); and all illustrations, figures, and tables are placed within the text at the appropriate points, rather than at the end.
  • The text adheres to the stylistic and bibliographic requirements outlined in the Author Guidelines.

Author Guidelines

Ketentuan Umum
Cakupan Tulisan
Redaksi Jurnal Penamas menerima artikel hasil penelitian, pandangan ilmiah, maupun resensi buku dari para peneliti, akademisi, dan siapapun yang berminat dalam pengembangan ilmu di bidang keagamaan. Artikel yang dikirimkan berkaitan dengan bidang kajian Kehidupan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, serta Lektur dan Khazanah Keagamaan. Artikel belum pernah dipublikasikan pada jurnal atau media lain.

Panjang dan Bentuk Tulisan
Panjang artikel minimal 18 halaman dan tidak lebih dari 23 halaman, mulai dari judul hingga daftar pustaka. Artikel ditulis dengan jenis huruf (font) Times New Roman dengan ukuran huruf 12 (kecuali judul artikel, abstrak, dan tabel) pada kertas ukuran A4 dengan margin 4-3 (kiri-kanan) dan 3-3 (atas-bawah).
Isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi berhak menyunting artikel tanpa mengurangi maksud tulisan. Redaksi akan mengembalikan artikel yang ditolak melalui sistem yang ada secara online.

Bahasa
Artikel ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris sesuai dengan kaidah bahasa masing-masing yang baku, baik, dan benar. Penulis yang mengirimkan artikel dalam Bahasa Inggris, sementara ia bukan penutur asli, disarankan untuk memeriksakan artikelnya kepada penutur asli Bahasa Inggris terlebih dahulu.
Naskah artikel dikirimkan ke redaksi dengan cara melakukan submission ke http:// blajakarta.kemenag.go.id/journal Saat mengirimkan artikel, penulis wajib menyertakan form riwayat hidup penulis dan lembar orisinalitas naskah. Form riwayat hidup dan orisinalitas naskah dapat dilihat pada bagian akhir dari panduan ini.

Ketentuan Khusus
Struktur Tulisan
Penulisan naskah dilakukan dengan sistematika terdiri dari judul, nama penulis, abstrak, pendahuluan, metode penelitian, hasil dan pembahasan, penutup, dan daftar pustaka.

Judul (Title)
Judul terdiri dari 6 hingga 9 kata yang merupakan rumusan mengenai pokok isi bahasan yang singkat, padat dan jelas. Dalam judul sudah tercantum variabel-variabel utama penelitian. Hindari penggunaan kata, seperti ‘analisis’, ‘studi’, ‘kajian’, ‘penelitian’, ‘pengaruh’.
Judul ditulis seluruhnya menggunakan huruf kapital menggunakan jenis huruf Times New Roman berukuran 16 dan spasi 1. Judul diletakkan pada bagian atas di tengah halaman dan dicetak tebal (bold).
Judul ditulis menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Jika artikel ditulis menggunakan Bahasa Indonesia, maka judul berbahasa Indonesia ditulis terlebih dahulu baru kemudian judul berbahasa Inggris. Jika artikel ditulis menggunakan bahasa Inggris, maka judul berbahasa Inggris ditulis terlebih dahulu baru kemudian judul berbahasa Indonesia.

Nama Penulis (Author Name)
Nama penulis ditulis di bawah judul artikel disertai alamat instansi bertugas dan alamat surat elektronik (surel/email) (1 spasi di bawah nama penulis). Nama penulis ditulis lengkap dan tanpa gelar diletakkan di tengah halaman. Jika penulis terdiri dari 2 orang dan berasal dari instansi yang sama, maka penulisan nama ditambahkan kata penghubung “dan” bukan menggunakan lambang “&”. Nama instansi, alamat instansi, dan alamat surel ditulis di bawah nama penulis. Jika penulis terdiri dari 2 orang atau lebih berasal dari instansi yang berbeda, maka penulisan nama diikuti langsung dengan nama, alamat instansi, dan alamat surel setiap penulis. Nama penulis ditulis berurutan berdasarkan kontribusi setiap penulis.

Abstrak dan Kata Kunci (Abstract and Keywords)
Abstrak merupakan intisari pokok bahasan dari keseluruhan naskah, yang berisi latar belakang masalah dan tujuan, metode penelitian, hasil penelitian, dan kesimpulan. Sedangkan kata kunci merupakan kata atau konsep-konsep inti artikel.
Abstrak ditulis dalam satu paragraf menggunakan tidak lebih dari 250 kata dan disajikan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Jika artikel ditulis menggunakan bahasa Indonesia, maka abstrak berbahasa Inggris ditulis terlebih dahulu kemudian diikuti abstrak berbahasa Indonesia. Sebaliknya, jika artikel ditulis menggunakan Bahasa Inggris, maka abstrak berbahasa Indonesia ditulis terlebih dahulu kemudian diikuti abstrak berbahasa Inggris.
Kata kunci terdiri dari 3 hingga 5 kata atau konsep, ditulis di bawah abstrak langsung menggunakan bahasa sesuai dengan abstrak yang terdapat di atasnya.
Abstrak dan kata kunci ditulis menggunakan huruf berukuran 10 dengan jenis font yang sama dengan keseluruhan artikel. Abstrak dan kata kunci diletakkan menjorok sedalam 2 cm dari tepi kiri dan kanan. Abstrak dan kata kunci berbahasa Inggris pada artikel yang ditulis menggunakan Bahasa Indonesia, ditulis dengan cetak miring (italic). Sedangkan abstrak dan kata kunci berbahasa Indonesia pada artikel yang ditulis menggunakan Bahasa Inggris dicetak miring.

Pendahuluan (Introduction)
Bagian pendahuluan merupakan bahasan yang meliputi: (1) latar belakang (backround statement), (2) rumusan masalah (research problem), (3) tujuan dan kegunaan (objective), (4) kajian pustaka (literature review) (5) kerangka teori (theoritical framework), dan (6) hipotesis (jika ada).
Metode penelitian (Research Method)
Bagian ini menjelaskan metode penelitian yang mencakup sifat penelitian, cara pengumpulan data, analisis data, batasan-batasan peneltian, waktu dan tempat pelaksanaan penelitian jika tulisan didasarkan pada hasil penelitian lapangan.

Hasil Penelitian dan Pembahasan (Research Result and Discussion)
Bagian ini merupakan inti artikel, meliputi deskripsi data dan analisis data hasil penelitian, serta interpretasi penulis terhadap hasil penelitian. Pembahasan dilakukan secara mendalam dan fokus dengan menggunakan kerangka teori yang diajukan. Penggunaan grafik dan tabel hendaknya dibatasi jika masih dapat disajikan dengan tulisan secara singkat.

Kesimpulan (Conclusion)
Merupakan bagian terakhir dari keseluruhan naskah. Isi kesimpulan harus sesuai dengan rumusan dan tujuan dari kajian yang dilakukan.

Ucapan Terima kasih (Acknowledgement)
Ucapan terima kasih ditujukan kepada pihak-pihak yang berperan penting selama proses penelitian (seperti informan penelitian, pemberi dana, dan lainnya) atau dalam penulisan artikel (seperti mitra bestari, pembimbing, dan sebagainya).

Daftar Pustaka (Bibliography)
Artikel harus dilengkapi dengan daftar pustaka rujukan yang berisi karya tulis yang dikutip di dalam artikel. Daftar pustaka rujukan minimal berjumlah 13 karya tulis, dengan komposisi; 30% merujuk kepada artikel-artikel jurnal ilmiah, 40% merujuk kepada buku-buku primer mengenai kajian yang sedang dilakukan, dan 30% merujuk kepada karya tulis sekunder. Penulis juga disarankan untuk memperhatikan kebaharuan sumber rujukan.
Pada pembahasan kerangka teori atau konsep-konsep yang dikaji, alih-alih menggunakan kamus bahasa, penulis lebih disarankan merujuk ensiklopedi (kecuali pada kajian-kajian yang memang mesti merujuk pada kamus bahasa seperti kajian mengenai Bahasa dan/atau Sastra, serta naskah kuno). Penggunaan rujukan yang bersumber dari website sangat disarankan untuk dihindari, kecuali objek kajian memang hanya bersumber pada website.

Sistem Penulisan
Sistem Rujukan dan Daftar Pustaka (Citation and References)
Jurnal Penamas menggunakan sistem rujukan di dalam artikel (in note/text-citation), bukan footnote (catatan kaki) atau end note (catatan akhir). Footnote dapat digunakan hanya untuk memberikan keterangan atau penjelasan tambahan yang lebih rinci dan penting diketahui pembaca. Rujukan yang ditulis di dalam artikel hanya nama belakang penulis, tahun penerbitan karya tulis, dan nomor halaman rujukan (dalam kasus khusus, yang ditulis adalah nomor alinea).
Penulisan daftar pustaka harus dikelompokkan sesuai dengan kelompok sumber rujukan yang dalam penulisannya mesti diberi subjudul sebagai berikut; Buku, adalah sumber rujukan baik tercetak maupun soft-file (biasanya dalam format .pdf, .doc, atau lainnya) berupa buku, jurnal ilmiah, prosiding hasil penelitian, tesis, dan disertasi. Website, adalah sumber-sumber rujukan yang didapat dari media dalam jaringan (daring/online). Penulisan sumber rujukan dari media ini mesti mencantumkan alamat website (url) dan tanggal mengakses file yang dimaksud. Profil, Modul, dan Peraturan Perundang-undangan, adalah sumber rujukan berupa profil sebuah lembaga atau individu, laporan tahunan sebuah lembaga atau wilayah, modul, petunjuk teknis, dan berbagai peraturan perundang-undangan mulai dari yang tertinggi (undang-undang) hingga yang terrendah. Transkrip wawancara tidak boleh disajikan di dalam daftar pustaka, hanya dapat disajikan di dalam naskah artikel.
Sistem penulisan daftar pustaka di Jurnal Penamas menggunakan sistem American Psychological Association (APA). Daftar pustaka ditulis berurutan sesuai abjad berdasarkan nama belakang atau nama keluarga penulis. Setelah nama belakang penulis, diikuti nama depan atau nama asli penulis, tahun penerbitan, judul karya tulis (dicetak miring [italic]), nomor edisi (jika ada), tempat penerbitan, dan penerbit yang diakhiri dengan tanda “titik (.)”. Daftar pustaka diklasifikasi menurut jenisnya mulai dari yang primer hingga yang sekunder, yaitu buku dan jurnal ilmiah, majalah dan surat kabar, website, peraturan perundang-undangan, dan brosur atau pamflet.

Berikut adalah contoh pengutipan rujukan dan penulisannya di dalam daftar pustaka:

  • Buku
Buku yang dikarang oleh satu orang penulis
Gladwell, 2000; 64–65
Gladwell, Malcolm. 2000. The Tipping Point: How Little Things Can Make a Big Difference. Boston: Little, Brown.
Bab/bagian dalam buku
Ramírez, 2010; 231
Ramírez, Ángeles. 2010. “Muslim Women in the Spanish Press: The Persistence of Subaltern Images.” In Muslim Women in War and Crisis: Representation and Reality, edited by Faegheh Shirazi, 227–44. Austin: University of Texas Press.
  • Jurnal Ilmiah
Bogren, 2011; 156
Bogren, Alexandra. 2011. “Gender and Alcohol: The Swedish Press Debate.” Journal of Gender Studies 20, no. 2: 155–69.
  • Artikel dalam Surat Kabar/Majalah
Lepore 2011, 52
Lepore, Jill. 2011. “Dickens in Eden.” New Yorker, August 29.
  • Artikel Surat Kabar/Majalah online
Bumiller and Shanker, 2013
Bumiller, Elisabeth, and Thom Shanker. 2013. “Pentagon Lifts Ban on Women in Combat.”New York Times, January 23. http://www.nytimes.com/2013/01/24/us/pentagon-says-it-is-lifting-ban-on-women-in-combat.html. Accessed January 24, 2013.
  • Internet
Google, 2012
Google. 2012. “Privacy Policy.” Google Policies & Principles. http://www.google.com/policies/privacy/. Last modified July 27. Accessed January 3, 2013.
  • Skripsi/Tesis/Disertasi
Levin 2010, 101–2
Levin, Dana S. 2010. “Let’s Talk about Sex . . . Education: Exploring Youth Perspectives, Implicit Messages, and Unexamined Implications of Sex Education in Schools.” PhD diss., University of Michigan.
  • Makalah Seminar/tidak diterbitkan
Adelman 2009
Adelman, Rachel. 2009. “ ‘Such Stuff as Dreams Are Made On’: God’s Footstool in the Aramaic Targumim and Midrashic Tradition.” Paper presented at the annual meeting for the Society of Biblical Literature, New Orleans, Louisiana, November 21–24.

Rujukan berupa Wawancara
Rujukan wawancara tidak harus dituliskan dalam daftar pustaka, cukup dicantumkan dalam tulisan yang terdiri dari nama informan, tanggal/bulan/tahun wawancara, misalnya sebagai berikut:

Kadang ada umat yang minta dilayani secara agama Khonghucu ketika akan menikah atau terjadi kematian. Semula tidak tahu kalau dia Khonghucu. Semua kita layani. Tidak melihat dari mana kalau ada yang minta di urus secara Khonghucu ya pengurus melayaninya (Setiawan B dan Kis Dewi—Rohaniwan, 8 Sept. 2014).

Cara Penyajian Tabel
Tabel ditampilkan di bagian tengah (center) dengan judul tabel ditampilkan di bagian atas tabel diletakkan di tengah (center) dan ditulis dengan font Times New Roman ukuran 12. Tulisan “Tabel” dan “nomor” ditulis tebal (bold), sedangkan judul tabel ditulis normal. Angka arab (1, 2, 3, dst.) digunakan sebagai penomoran judul tabel. Jenis dan ukuran font untuk isi tabel menggunakan font Times New Romanukuran 10 dengan spasi 1. Pencantuman sumber atau keterangan tabel diletakkan di bawah tabel, rata kiri, menggunakan font Times New Roman ukuran 10. Garis tabel yang dicetak jelas adalah garis horizontal pada bagian atas dan bawah tabel serta garis pemisah judul kolom dengan isi tabel.

Contoh:

Cara penyajian gambar, grafik, foto, atau diagram
Penyajian gambar, grafik, foto, atau diagram diletakkan di tengah halaman (center). Keterangan gambar, grafik, foto, atau diagram ditulis di bawah ilustrasi di posisi tengah (center). Tulisan “gambar,” “grafik,” “foto” atau “diagram” serta “nomor” ditulis tebal (bold), sedangkan keterangan ditulis normal. Gunakan angka arab (1, 2, 3, dst.) untuk penomoran gambar, grafik, foto, atau diagram. Pencantuman sumber atau keterangannya diletakkan di bawah ilustrasi, rata kiri, menggunakan font Times New Romanukuran 10. Ilustrasi gambar, grafik, foto, atau diagram menggunakan warna hitam putih, kecuali jika penulis menyatakan bahwa warna dalam gambar, grafik, foto, atau diagram menentukan arti.

Ketentuan Tambahan
Hindari penggunaan singkatan di dalam penulisan artikel, seperti dll., dsb., dst., e.g., etc., cf., op cit., dan i.e.
Ketika singkatan digunakan, berikan kepanjangannya pada penggunaan pertama. Contoh; Kantor Urusan Agama (KUA), Kementerian Agama (Kemenag).
Setiap penulis wajib membaca Panduan Penulisan sesuai kaidah penulisan Jurnal Penamas sebelum mengirimkan artikel. Penulis juga wajib menyertakan Data Diri dan Lembar Orisinalitas Artikel (lihat bagian akhir panduan ini) pada saat mengirimkan artikel.
Penulisan transliterasi mengikuti Pedoman Library of Congress (LoC):

Vokal dan Diftong:

Author Guidelines Jurnal Penamas PDF : Download