­Top Banner Advertisement

Festival Alquran dan Pameran Khazanah Islam Nusantara

BLAJ, KUDUS--Badan Litbang dan Diklat terus berupaya mensyiarkan Alquran agar masyarakat semakin dekat dan cinta terhadap kitab suci Alquran sehingga mampu mengamalkan isi kandungannya.
Pernyataan ini disampaikan Kepala Badan Litbang dan Diklat (Kaban) Abd. Rahman Mas’ud saat pembukaan Festival Alquran, Pameran Khazanah Islam Nusantara dan Parade Benteng Pancasila di Kudus, Sabtu (05/05). Festival ini mengangkat tema: Menguduskan Qur'an Menebar Kedamaian.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Balitbang dan Diklat Kemenag dengan Ikatan Alumni Qudsiyyah (IKAQ) dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan sekaligus merayakan 102 tahun Madrasah Qudsiyyah mengabdi di masyarakat.“Festival Alquran dan Pameran Khazanah Islam Nusantara semacam ini erat kaitannya dengan tugas dan fungsi Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran yang merupakan UPT di bawah Badan Litbang dan Diklat. Kegiatan dikemas dalam bentuk edutainment yang memadukan edukasi dan entertainment sehingga masyarakat mendapat informasi/pendidikan sekaligus hiburan,” ungkap Kaban dalam sambutannya.

Selanjutnya kegiatan ini resmi dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Dalam kesempatan itu, Menag menyinggung soal Font Mushaf Alquran Khas Indonesia. "Jum'at kemarin (04/05) kita telah meluncurkan Font Mushaf Alquran Indonesia, khas kita, tulisan Alquran dan tanda bacanya yang khas Indonesia, standar Indonesia, sudah secara resmi kita miliki dan bisa diakses secara cuma-cuma di quran.kemenag.go.id," terang Menag.

Menurut Menag, rilis Font Mushaf Alquran khas/standar Indonesia ini penting sebagai upaya Umat Islam Indonesia dalam ikut menjaga, memelihara, dan melestarikan kitab suci Alquran.
Menag juga berharap Keluarga Besar Lembaga Pendidikan Qudsiyyah yang berkecimpung dalam hal ikhwal pendidikan Alquran bisa lebih pro aktif dalam mempromosikan nilai-nilai Islam yang menebarkan rahmat dan senantiasa menjunjung tinggi nilai tawasuth.

Akhir kata, Menag berpesan untuk menjaga, merawat, melestarikan, dan mengkembangkan nilai-nilai Islam yang tawasuth, tasamuh, tawazun dan i'tidal yang merupakan ajaran dan tinggalan para pendahulu.
Selain dihadiri Keluarga Besar Yayasan Qudsiyyah, para tokoh agama dan masyarakat sekitar Kudus, ikut hadir dalam pembukaan festival ini, Kapus Lektur M Zain, Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran Muchlis M. Hanafi. Hadir pula Kakanwil Kemenag Jateng Farhani (Sumber:Balitbangdiklat Kemenag RI)

  • Comments

0 Comments:

Scroll to Top